JAKARTA, Indotimes.co.id – Bonus besar menanti para atlet peraih medali pada Asian Games dan Asian Para Games 2018. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah meyiapkan anggaran khusus dengan menaikan 250 persen dari anggaran sebelumnya.
Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pada acara Doa dan Dukungan Energi untuk Sukses Atlet Indonesia di Auditorium Wisma Menpora, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3) malam.
Menurut Imam pemerintah berkomitmen akan memberikan perhatian penuh kepada atlet yang akan berjuang pada Asian Games dan Asian Para Games 2018, tak terkecuali pada bonus jika target medali emas yang diberikan pemerintah tercapai.
Imam menegaskan bonus besar ini sebagai bentuk terima kasih dan penghargaan pemerintah atas perjuangan para atlet. Sesuai Keputusan Presiden atlet berprestasi akan mendapatkan bonus, bonus Asian Games dan Asian Para Games akan naik 250 persen tahun ini dari pada bonus sebelumnya.
“Selain bonus uang akan ada tambahan bonus sebagai PNS dan satu unit rumah dari Menpupera khusus untuk atlet, bonus saat ini sedang kami hitung dan kami telah mendapat jaminan dari Kemenkeu bahwa jika target emas terlampaui maka berapapun dana akan disiapkan dari Kemenkeu,” ujarnya.
Sedangkan bonus untuk pelatih, manejer, asisten pelatih, CdM dan pimpinan cabor serta pendukung lainnya juga sedang dipersiapkan.
“Kami saat ini ada anggaran untuk bonus sekitar Rp 60 miliar dengan asumsi tertentu jika nanti bonus melampaui kebutuhan nominal itu maka akan disiapkan anggaran baru dari Kemenkeu.
Bonus ini akan sama bagi atlet Asian Games dan atlet Asian Para Games ketentuan ini telah berlaku sejak Olimpiade dan Paralympiade Brasil, SEA Games Singapura dan Kuala Lumpur hingga Asian Games Jakarta ini kita tidak membedakan sedikitpun,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Lebih lanjut menurut Imam untuk mendukung ‘gawe’ besar bangsa Indonesia ini akan ada beberapa bentuk dukungan dari masyarakat luas misalnya akan tertuang dalam tanda tangan di enam provinsi yakni Jakarta, Bandung, Yogjakarta, Surabaya, Bali dan Palembang.
Selain itu juga ada bola raksasa yang akan digelindingkan ke 34 provinsi sebagai simbol menyongsong Asian Games 2018.
Imam juga akan memanfaatkan sosial medianya untuk mendokumentasikan para atlet saat mereka berlatih agar menjadi inspirasi anak muda agar juga menjadi atlet Indonesia.
“Dukungan tanda tangan itu minimal 50 juta masyarakat Indonesia sebagai simbol bahwa Asian Games dan Asian Para Games adalah gawe besar seluruh masyarakat Indonesia, terima kasih kepada sponsor yang mendukung acara ini, saya harap tidak hanya pada acara ini tetapi para atlet juga dapat dijadikan bintang iklan sehingga mereka mendapat kesejahteraan baru diluar dari bonus pemerintah,” tandas menteri asal Bangkalan Madura, Jawa Timur ini.
Sementara itu Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana menyampaikan kegiatan doa dan dukungan kepada atlet ini bertujuan agar atlet mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia dalam bentuk tanda tangan di 6 provinsi Jakarta, Bandung Jogja, Surabaya, Bali dan Palembang juga ada bola raksasa di 34 provinsi dan terus di gelindingkan sebagai simbol menyongsong Asian Games.
“Kegiatan ini tanpa anggaran dana dari APBN dan murni sponsor-sponsor seperti Hydro Coco, Suzuki, GT Radial, Venom Audio, PT Indo Husada Hutama, Isuzu Astra Internasional, XL, MB Tech, Bank Mandiri, Bank BJB, total ada 46 sponsor yang mendukung kegiatan ini dan 50 juta masyarakat media sosial,” pungkasnya.